
Bandar Lampung – Literasi menjadi salah satu isu yang menjadi perhatian di Lampung, dengan rendahnya tingkat literasi masyarakat, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa diharapkan dapat mengubah permasalahan tersebut.
Jendela Lampung kemudian hadir untuk menjadi salah satu dari jawaban permaslahan tersebut. Sebuah komunitas sosial non profit berbasis volunteer yang fokus dan berkontribusi untuk pendidikan anak ini berdiri pada tanggal 13 November 2014. Berlokasi di Jalan Banten Gang Inpres, Kelurahan Bakung, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.
Diinisiasi oleh Mika Margareta, mahasiswa yang aktif di Komunitas Jendela Yogyakarta. Setelah menyelesaikan studi S2-nya di UGM. Mika mengajak teman-teman SMA-nya dan pemuda pemudi Lampung yang memiliki visi yang sama membentuk komunitas Jendela Lampung.
Berawal dari obrolan-obrolan ringan di sebuah restoran cepat saji di sekitaran daerah Kedaton, Komunitas Jendela Lampung pun lahir. Pendirian komunitas ini didirikan atas kesadaran perlunya peningkatan pendidikan anak-anak di Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung.
Komunitas yang memiliki akun Instagram @jendelalampung ini mempunyai berbagai tujuan antara lain membentuk kemandirian belajar anak melalui kegiatan membaca, memusatkan kegiatan pembelajaran alternatif di perpustakaan, memberikan pengetahuan gratis kepada anak-anak Indonesia melalui kegiatan non-formal yang mengasah kreativitas dan kemampuan motorik anak.
Komunitas Jendela Lampung rutin melaksanakan kegiatan yang bervariasi antara lain: membaca buku, belajar calistung, pembelajaran alternatif dengan metode interaktif, dan membuat prakarya untuk mengasah motorik dan kreativitas anak.














Discussion about this post