Lampung – Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah yang kaya hasil alam perkebunan. Komoditi Perkebunannya menyumbang nilai ekspor yang tinggi di Indonesia, hal ini tentu dapat membantu meningkatkan pendapatan Negara secara langsung. Beberapa komoditi perkebunan di Lampung yang menjadi unggulan ialah Kopi robusta, Kelapa sawit, Lada hitam, Nanas, Kakao, Karet, dan Tebu.
Berikut dibawah ini adalah komoditas perkebunan unggulan Lampung. Yuk simak bersama:
- Kopi Robusta

Menjadi ciri khas Provinsi Lampung Kopi Robusta Lampung merupakan favorit masyarakat dunia. Kopi robusta banyak dibudidayakan di daerah Lampung Barat, kondisi geografis dataran tinggi yang subur menjadi tempat yang baik untuk kebun Kopi Robusta. Komoditas kopi ini menjadi sumber dan memiliki peran yang penting dalam pembangunan ekonomi di Lampung Barat.

Provinsi Lampung dikutip dalam web lampungprov merupakan daerah penghasil Kopi Robusta terbesar di Indonesia dengan luas areal perkebunan mencapai 154.168 ha dengan produksi sebesar 91.917 Ton biji kering. Ekspor nasional Kopi Lampung memenuhi 70 persen.
- Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit di Provinsi Lampung memiliki total luas sebesar 196.312 ha. Lampung memiliki perkebunan kelapa sawit yang dengan luas terbesar yang tersebar di empat Kabupaten yaitu Mesuji, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Way Kanan. Produksi kelapa sawit yang dihasilkan mencapai nilai 36.987 ton setiap tahunnya.
- Lada Hitam

Lada hitam adalah salah satu rempah yang memiliki nilai sejarah tinggi. Ternyata lada hitam lampung telah dicari oleh penjajah sejak dahulu kala. Sempat redup karena dinilai tak menjanjikan, lada hitam mulai eksis kembali di tahun 2022. Dikutip dari Republika bahwa Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung mengatakan, Lampung merupakan eksportir utama lada hitam.
Total ekspor lada hitam pada tahun 2022 meraih angka 47,02 juta dolar Amerika Serikat memenuhi 77,9 persen kegiatan ekspor.
- Nanas

Lampung merupakan pengekspor nanas terbesar di dunia. Berhasil menguasai pasar dunia dengan melakukan ekspor nanas sampai 13 kontainer nanas setiap tahun oleh PT Great Giant Pineapple (PT GGP). Pabrik yang terletak di Lampung Tengah ini termasuk dalam pabrik nanas terbesar ketiga di dunia, PT GGP menghasilkan 2500 ton perhari buah nanas yang kemudian diolah menjadi nanas kaleng atau jus.
- Kakao

Kakao merupakan salah satu komoditi yang berhasil menembus pasar dunia, kakao dimanfaatkan bijinya yang kemudian menjadi bahan dasar pembuatan produk olahan coklat. Dikutip dari SDGcenter.Unila.ac.id. Lampung menduduki posisi 4 nasional dan posisi kedua di pulau Sumatera sebagai penghasil Kakao terbesar di Indonesia. Secara khusus penghasil kakao tersebar di beberapa kabupaten yaitu Lampung Selatan Pesawaran, Lampung Timur dan Tanggamus.
- Karet

Perkebunan karet di Provinsi Lampung merunut pada data BPS tahun 2022 memiliki total luas 196.816 ha. Bertempat di posisi paling pertama yaitu Kabupaten Lampung Utara yang memiliki lahan kebun karet sebesar 35.291 ha, diikuti Tulang Bawang Barat, dan Tulang Bawang. Provinsi Lampung berhasil menghasilkan sebesar 198.104 ton di tahun 2021.
- Kelapa

Perkebunan kelapa paling luas di Lampung berada di Provinsi Lampung Selatan dengan luas areal 22.264 ha kapasitas produksi 20.006 ton. Keseluruhan penghasilan kepala di Lampung mencapai nilai 78.334 ton. Memiliki kondisi alam yang baik untuk tumbuh pohon kelapa diharapkan kedepannya produksi kelapa bisa menjadi potensi devisa negara.
- Tebu

Menempati urutan kedua setelah Provinsi Jawa Timur, perkebunan tebu Lampung pada tahun 2021 menurut data statistik perkebunan mencapai 13.820 ha dengan menghasilkan seberat 80.571 ton. Perkebunan tebu lainnya terdapat di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara dan Tulang Bawang Barat.
Sekelik, ternyata Lampung memiliki banyak sekali komoditas perkebunan ya. Tidak hanya itu bahkan di beberapa komoditas Lampung merupakan penyumbang ekspor terbesar. Meski banyak yang belum disebutkan mari kita berdoa bersama semoga perkebunan di Lampung makin berjaya.














Discussion about this post