Bandar Lampung – Daur ulang sampah menjadi suatu keperluan agar mengurangi dampak sampah yang ditimbulkan dari masyarakat, dimana jika bukan dari diri sendiri lalu siapa lagi yang akan menangani dampak sampah tersebut. Maka dari itu, jika tidak bisa menanggulangi sampah setidaknya kita bisa mengurangi dampak dari sampah tersebut.
Kerajinan daur ulang sampah menjadi salah satu kegiatan yang jarang diminati oleh orang-orang, dikarenakan proses pembuatannya yang sangat sulit, dimana mulai dari mencari sumber sampah daur ulangnya sampai sampling sampahnya.
Di Bandar Lampung tepatnya di salah satu daerah Teluk Betung yakni Pulau Pasaran, siapa yang tidak kenal dengan salah seorang ibu yang bernama Ibu Dahlia. Memiliki hobi mendaur ulang dan beliaulah salah satu pengerajin sampah daur ulang yang sudah cukup tidak asing di telinga masyarakat sekitar, sekaligus ibu rumah tangga bagi keluarganya.
Berawal dari khawatir tentang sampah yang mulai berantakan dimana-mana dan hobi membersihkan lingkungan sekitar, dimana ketika Pulau Pasaran diterpa banjir dan sampah berserakan dimana-mana, beliau mulai berinisiatif untuk mulai melakukan pembuatan kerajinan sampah daur ulang yakni mulai dari sampah tali, botol, gelas plastik hingga bahan-bahan bekas pakai rumah tangga.
Kerajinan yang dihasilkan dari sampah daur ulang ini biasa dijual di bazar-bazar tertentu yang ada di Lampung, dan ada juga yang belajar langsung ke Ibu Dahlia di Pulau Pasaran.
Barang-barang kerajinan yang dijual bisa dibeli langsung oleh Ibu Dahlia atau melalui request desain dari konsumen kepada Ibu Dahlia dan bisa dihubungi melalui whatssapp berikut :0856 5838 0673 lalu Barang yang dijual mulai dari adah tisu, wadah gelas, dompet dan masih banyak lagi, untuk harga Rp 35.000 – Rp 250.000 sesuai tingkat kesulitan produk yang dipesan dan yang sudah tersedia.
Harapan Ibu Dahlia untuk masyarakat agar tetap selalu sadar lingkungan demi menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan juga bisa harus lebih bisa kreatifitas dari barang-barang yang ada di sekitar supaya bisa menjadi sumber penghasilan tertentu untuk ekonomi.
Discussion about this post