Bandar Lampung – Bumi merupakan tempat dimana makhluk hidup tinggal. Manusia, hewan dan tumbuhan menempati bumi sebagai tempat bernaung dan tinggal. Keberadaan bumi sudah seharusnya dipelihara dengan baik. Namun, pada kenyataannya semakin tua bumi semakin banyak juga permasalahan yang dihadapi.Permasalahan ini bukan tidak meninggalkan dampak yang kecil, tetapi dampak yang dihasilkan dapat merugikan secara global.
Beberapa permasalahan yang terjadi seperti pemanasan global, hutan gundul, hingga pencemaran lingkungan diantaranya pembuangan sampah yang tidak semestinya dan berserakan tidak pada tempatnya. Bicara mengenai pembuangan sampah, masih banyak masyarakat bahkan perusahaan yang dengan sadar membuang limbah ke laut. Hal ini tentu akan mengganggu ekosistem laut.
Berlatar Belakang dari pengalaman menemukan banyak sekali sampah di daerah potensi wisata terbaik di provinsi Lampung. Dicky Alfian kemudian berinisiatif untuk mendirikan organisasi yang diberi nama Gajahlah Kebersihan. Komunitas yang berdiri pada 28 Oktober 2017 kemudian memiliki misi untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang cukup besar di daerah pesisir khususnya di pesisir kota Bandar Lampung.

Gajahlah Kebersihan merupakan organisasi Sosial di bawah Yayasan Inovasi Sosial Berkelanjutan, yang merupakan pemberdayaan masyarakat lokal di Lampung yang bergerak untuk memerangi Marine Debris (sampah laut). Gajahlah Kebersihan mempunyai visi mewujudkan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat.

Gajahlah Kebersihan berfokus menyelesaikan permasalahan sampah khususnya di daerah pesisir dan membuat program yang berkelanjutan untuk masyarakat yang terdampak dengan cara membuat sistem manajemen sampah dan mendaur ulang sampah tak ternilai menjadi suatu produk yang bernilai.

Gajahlah kebersihan memiliki beberapa kegiatan, antara lain:
Pasaran Wawai: Program komprehensif yang menitikberatkan fokus dalam pengolahan sampah di Pulau Pasaran mulai dari pengumpulan menggunakan wadah sampah komunal, pengolahan sampah menjadi bahan bangunan dan kerajinan daur ulang, hingga pemberdayaan masyarakat pesisir yang dapat mendulang rupiah.

Lampung Youth Ecopreneur Summit: Program pemberdayaan dan wadah bagi pemuda Lampung untuk menjadi wirausaha lingkungan (ecopreneurs) yang dapat menyelesaikan berbagai masalah sampah di lintas sektor.

Jika sekelik ingin bergabung dengan komunitas ini. Sekelik bisa lansung menghubungi narahubung Gajahlah Kebersihan yang tersedia di Media Sosial Instagram @gajahlahkebersihan.id. Jika bukan kita siapa lagi yang akan jaga bumi ini. Yuk sekelik jaga bumi kita bersama-sama.














Discussion about this post