Tanggamus – Bendungan Batu Tegi merupakan bendungan yang sempat menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, memiliki total luas sekitar 3.560 hektare serta tipe bendungan ini yaitu timbunan batu dengan inti tanah kedap air (rock fill dam). Karakteristik tubuh bendungan sebagai berikut: panjang puncak adalah 701 meter, elevasi puncak +284,50 meter (tengah), lebar puncak 12 meter, tinggi bendungan 122 meter, volume timbunan 9.641.071 m3, dan panjang access gallery adalah 233 meter. Alamat lokasinya berada di Pekon Batu Tegi, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Pembangunan bendungan megah ini dimulai sejak tahun 1994 dan selesai di tahun 2002. Selanjutnya, bendungan ini diresmikan pada tanggal 8 Maret 2004 oleh Presiden RI ke-5 yaitu Ibu Megawati Soekarnoputri.

Fungsi utama bendungan ini sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan juga saluran irigasi untuk beberapa daerah di Lampung. Selain dari fungsi utama tersebut, Bendungan Batu Tegi memiliki fungsi lain sebagai berikut: menjadi tempat penampungan air yang akan dikeluarkan saat musim kemarau tiba, sebagai penyedia bahan baku untuk air minum disejumlah wilayah melalui PDAM serta menyediakan pasokan listrik untuk PLN sebanyak 2×14 KW, dan sebagai pengendalian banjir dan perikanan. Selain dari fungsi tersebut, bendungan ini juga dijadikan destinasi wisata rekomendasi yang wajib dikunjungi.

Keindahan dan kemegahan bendungan ini tak perlu diragukan lagi, nampak sangat menganggumkan panorama hamparan air yang dipadukan dengan perbukitan hijau di sekitarnya. Di balik keindahannya ada kisah pilu yang terdapat di sini yaitu pada masa pembangunan bendungan sebanyak 13 orang yang menjadi korban jiwa. Untuk mengenang para korban dibuatkanlah sebuah monumen di sekitar bendungan.

Di atas bendungan terdapat jalan beraspal yang cukup lebar sekitar 10 meter lengkap dengan trotoar, pot bunga, lampu jalan, dan pagar pembatas. Bendungan ini pun menyatukan 2 bukit yang cukup tinggi dan air yang menggenang meneggelamkan bukit-bukit kecil yang terletak di sebelah hulu bendungan.
Biaya untuk mengunjungi bendungan ini pun sangat terjangkau per orang hanya dikenakan Rp 5.000 dengan biaya parkir kendaraan bermotor Rp 5.000 serta mobil sebesar Rp 10.000. Soal keamanan dan kenyamanan pengunjung jangan diragukan lagi, karena sudah ada petugas yang menjaga di tempat ini. Tetapi demi kenyamanan bersama, kita sebagai pengunjung sudah sepatutnya wajib menaati peraturan dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang di tempat tersebut.

Untuk fasilitas di sini sudah memadai dengan tersedianya toilet, mushola, warung jualan, tempat duduk, dan halaman parkir yang luas. Setelah kalian puas menikmati keindahan bendungan ini dari kejauhan, akan lebih terasa bila kita berkeliling bendungan ini secara langsung. Di sini pun terdapat sebuah dermaga yang menyediakan kapal-kapal kecil untuk disewakan sebagai alat transportasi penyeberangan dan juga digunakan untuk mengelilingi area genangan air bendungan. Biaya kapal Rp. 10.000 per orang dengan kapasitas 10-15 orang.
Pekon Batu Tegi, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Lampung
Colaborator
Penulis Artikel: M. Abid Rabbani
Editor: Ratih Purwaningsih










Discussion about this post