Lampung Geh – Mampir ke sebuah daerah pasti belum lengkap jika tidak membawa buah tangan atau oleh-oleh untuk teman atau keluarga tersayang. Begitu Pula jika mampir ke Lampung jangan lupa membeli oleh-oleh khas Lampung guys.
Beberapa oleh-oleh khas Lampung yang terkenal dan sering dibawa saat berkunjung dari Lampung seperti keripik pisang, dodol durian, kemplang, atau bakso Sony.
Terkenal akan oleh-oleh dengan ciri khas seperti diatas, tapi kamu sudah tau belum kalau kamu juga bisa bawa beberapa makanan dan bahan baku khas Lampung ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga kamu loh atau untuk dinikmati sendiri
Berikut adalah oleh-oleh Anti Mainstream dari Lampung yang bisa kamu nikmati:
Terasi Menggala (Delan)
Terasi Menggala merupakan salah satu bahan makanan yang bisa kamu beli khas dari Menggala, Tulang Bawang. Terasi Menggala atau jika dalam bahasa Lampung disebut dengan Delan ini punya keunggulan bahannya asli dari udang dan merupakan industri rumahan. Biasanya terasi ini digunakan untuk campuran membuat sambal terasi khas Lampung.
Mendapatkan Terasi Menggala ini cukup mudah, jika mau berada di daerah Menggala kamu akan banyak melihat pedagang dengan gubuk di pinggir jalan atau menurut pariwisatalampung.com disebutkan bahwa untuk mendapatkan terasi ini kamu bisa mengunjungi sentra produk ikan air tawar Desa Cakat Nyenyak Menggala Kab. Tulang Bawang.
Meskipun kamu tidak berada di Tulang Bawang kamu bisa juga mencari terasi ini di pasar terdekat, jika beruntung kamu bisa menemukan penjual Terasi Menggala.
Belut Pringsewu

Punya ciri khas suasana daratan yang masih asri dan dikelilingi banyak sekali daerah persawahan hal ini yang menjadi faktor banyaknya belut sawah yang ada di Pringsewu. Belut ini kemudian banyak dijual dipinggir jalan menggunakan kantong bening yang digantung sesuai bagiannya.
Belut yang ada di Pringsewu termasuk dalam ukuran yang besar. Perlu diketahui belut merupakan hewan yang memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, diolah menjadi oseng sambal atau digoreng juga sangat enak. Jika
Min-Geh saranin kalau mau oleh-oleh belut dari Pringsewu jangan jauh-jauh ya soalnya pasti bakal lumayan repot hehehe.
Rampai

Rampai merupakan salah satu oleh-oleh yang bisa kamu bawa juga loh. Pasalnya, rampai cukup jarang bisa ditemui di daerah lain. Sedangkan di Lampung rampai tumbuh dengan subur dan seringkali menjadi campuran dan bahan masakan.
Berbeda dengan tomat yang besar dan juga tomat ceri, rampai punya cita rasa yang berbeda yaitu sedikit asam dan juga menyegarkan masakan jika dicampurkan. Beberapa bahan masakan khas Lampung yang menggunakan rampai adalah sambal delan, irisan rampai sangat nikmat jika dicampur dengan pindang ikan.
Kamu bisa membeli rampai di pasar terdekat atau jika ingin mencoba membudidayakannya kamu bisa membeli bibitnya.
Tempoyak

Buat yang suka durian merapat. Bukan hanya buah duriannya saja ternyata Tempoyaknya enak untuk dimakan. Tempoyak adalah daging buah durian yang mengalami proses fermentasi. Adapun cara praktis untuk membuat Tempoyak adalah dengan mencampurkan daging buah durian dan garam.
Biasanya tempoyak biasa dijadikan campuran pada sambal asatu juga dicampur pada gulai ikan dan juga pindang bikin masakan olahan jadi makin seger. Kamu bisa menemukan tempoyak dengan mudah apabila sedang musim durian.
Ikan Blue Marlin (Ikan Tuhuk) Pesisir Barat

Berbatasan langsung dengan lautan Samudera Hindia membuat nelayan Pesisir Barat bisa menangkap ikan Blue Marlin yang punya keunikan moncong yang sangat panjang dan tajam ini. Bahkan Ikan Blue Marlin ini juga merupakan maskot khas daerah Pesisir Barat.
Bagi warga Pesisir Barat ikan blue marlin ini merupakan makanan sehari-hari, berbeda dengan pendatang yang pasti jarang bahkan belum pernah mencicipi, olahan ikan tuhuk ini bisa kamu temukan dengan mudah di rumah makan daerah Pesisir Barat. Ikan Blue Marlin ini punya tekstur yang padan dan dagingnya melimpah.
Kamu bisa menikmati santapan olahan ikan tuhuk ini yang biasanya diolah menjadi asam pedas maupun sate ikan tuhuk.
Nah, itu dia tadi rekomendasi oleh-oleh anti mainstream dari Lampung yang bisa jadi ide oleh-oleh jika kamu berkunjung ke Lampung.









Discussion about this post