Bandar Lampung – Robotik menjadi salah satu bentuk teknologi dari majunya suatu daerah atau wilayah. Karena keberadaan dari teknologi ini mendukung masyakat untuk menjadi lebih efisien dan solutif dalam menghadapi permasalahan yang mereka alami dalam kehidupan mereka.
Ternyata, Lampung memiliki salah satu organisasi yang bergerak di bidang teknologi. Organisasi ini memiliki tujuan menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di lingkungan sekitar (daerah Lampung) dengan aspek STEAM (Sains, Technology, Eigneering, Art dan Mathematic) nama oraganisasi tersebut adalah Lampung Technology (Lamtech).

Komunitas yang berdiri pada 28 Februari 2020 ini, didirikan oleh 3 orang mahasiswa asal Universitas Bandar Lampung (UBL) yaitu, Multami Mulula dari Jurusan S1 Teknik Informatika angkatan 2019 , Jeriko Adnantio dari Jurusan S1 Teknik Mesin angkatan 2019 Dan Miftahul Khoer dari Jurusan Teknik Mesin angkatan 2019.
Lamtech adalah segelintir mahasiswa yang menginginkan ide dan gagasan mereka terwujud tanpa mendapatkan naungan oleh berbagai organisasi kampus seperti halnya, BEM maupun Himpunan Kemasiswaan. Lamtech terdiri dari mahasiswa Universitas Bandar Lampung yang berasal dari program studi yang berbeda dan memilki keahlian masing-masing. Ranah dari organisasi ini bukanlah UMKM melainkan Tim Research dari kampus. Organisasi ini mendapat bimbingan langsung dari Bapak Riza Muhida Ph.D. yang dijuluki sebagai Bapak Drone Indonesia yang ikut aktif dalam memajukan perteknologian di indonesia termasuk di bidang internet of things (IoT). Saat ini Lamtech sudah memiliki keanggotaan lebih dari 3 strukturnya:

- Multami Mulula (CEO/Teknik Informatika UBL 2019)
- Jeriko Adnantio (CDO / Teknik Mesin UBL 2019)
- Miftahul Khoer (CTO / Teknik Mesin UBL 2019)
- Dera Romanda (Teknik Informatika UBL 2020)
- Sepri Pratama ( Research and Development Ilkom UBL 2019)
- Salsabila (CFO Sistem Informasi UBL 2019)
- Nadrin (CMO Teknik Informatika UBL 2020)
- Tutik (Culture Researcher Informatika UBL 2020).
Robot Explorer Siger merupakan salah satu bentuk hasil dari research yang dilakukan oleh Lamtech berupa robot yang digunakan untuk mendeteksi keadaan korban dengan sensor tertentu dalam suatu gedung ketika terjadi gempa bumi. Robot ini diperlukan ketika kedaan dalam gedung tersebut terdapat banyak reruntuhan dan terdapat kebocoran gas yang berbahaya jika dihirup oleh manusia. Maka robot ini akan masuk ke dalam gedung untuk mengecek terlebih dahulu keadaan yang di sana. Robot ini mendapatkan juara ke-2 dalam perlombaan tingkat nasional.

Selain itu, Lamtech juga membuat suatu aplikasi gamifikasi seni tari tradisional daerah masyarakat Lampung berbasis sensor Kinect v2. Apllikasi ini mendapat juara 2 di tingkat regional Jawa Barat KBKM dan menjadi finalis.

Adapun harapan dari Multami Malula selaku CEO dari Lamtech adalah ke depannya bukan hanya sekedar Universitas Bandar Lampung, tapi Lamtech adalah sebuah perusahaan teknologi yg lahir di Lampung dimana setiap orang berhak untuk dapat belajar tentang teknologi, di era di gital kita kaum muda dituntut untuk melek akan teknologi dan bukan kaget, sejatinya dengan adanya teknologi itu dapat memangkas birokrasi yang panjang, memetakan berbagai masalah, dan mempermudah dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Universitas Bandar Lampung, Jalan ZA. Pagar Alam Nomor 29, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Colaborator
Penulis Artikel: Muhammad Ickwan
Editor: M Adita Putra














Discussion about this post