Bandar lampung – Cafe adalah salah satu lokasi yang paling diminati dan digemari oleh beberpa kalangan generasi, mulai dari yang dewasa hingga yang tua. Cafe juga merupakan tempat nongkrong yang sering dijadikan tempat untuk santai dalam mengerjakan mulai dari perkerjaan pribadi, mengerjakan tugas sekolah atau kampus, atau juga hanya sekedar nongkrong dengan teman-teman sebaya untuk bercanda-ria.

Tepatnya di Jalan Jenderal Suprapto Nomor 43, Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Lampung. Ada cafe yang menggunakan nama yang sangat unik yang diberi nama “Tuan Jana Cafe” didirikan pada tanggal 5 Oktober 2019.
Tuan Jana Cafe sendiri didirikan oleh 3 pemuda Lampung dan memiliki keterampilan yang berbeda-beda, mereka saling melengkapi satu sama lain dalam menggarap cafe ini dan berani melangkah dalam bersaing dan berjuang demi kesuksessan cafenya. Berawal dari lelah nongkrong di cafe orang lain dan menyukai kopi, mereka terinspirasi untuk membangun sendiri coffee shop.
Nama “Tuan Jana” diambil dari bahasa Jawa “kromo inggil jana” yang berarti rumah atau kampung halaman, ownernya yang mempunyai pengalaman perantauan di luar daerah Lampung yang kembali merintis karir dari nol di tanah kelahirannya setelah lama merantau maka lahirlah “Tuan Jana Cafe”.

Cafe ini memiliki menu yang bervariasi untuk minuman mulai dari harga Rp 15.000 hingga yang premium coffee seharga Rp 95.000 dan makanan mulai dari Rp 23.000 hingga Rp 35.000, uniknya cafe ini mempunyai rekomendasi dalam memanjakan konsumennya, konsumen boleh konsultasi dalam memilih pesanan yang mereka inginkan. Cafe ini buka mulai dari pukul 08.00 dan tutup pukul 22.00 WIB.
House blend full arabica , house blend full robusta, dan house blend robusta arabica adalah beberapa minuman basic best seller dalam cafe ini, dan untuk makanan cafe ini mendominasi Indonesian food. Berikut adalah daftar menu yang tersedia di Tuan Jana Cafe:
Cafe ini menerapkan konsep transisi klasik 90-an di mana cafe ini diibaratkan rumah yang nyaman untuk disinggahi, sehingga pihak cafe mengganggap para konsumen sebagai bagian dari cafe ini sendiri seolah-olah konsumen yang kembali ke cafe untuk singgah akan merasakan kenyamanan seperti di rumah sendiri. Konsep inilah yang menjadikan betapa pentingnya arti sebuah kenangan ketika singgah menyinggah dalam suatu hal.
Fasilitas yang disediakan dalam cafe ini cukup lengkap mulai dari space free area bagian depan dan samping dalam, smoking area, relaxing area live music weekend, work space, AC dan juga tentunya free wifi dan colokan listrik untuk seluruh pengunjung.
Dalam konsepnya, Tuan Jana Cafe juga memberikan kesempatan kepada para konsumennya yang memiliki kreativitas untuk bisa berkolaborasi di cafe ini, karena konsep tambahan yang diterapkan cafe ini menerapkan KARSA ( Karya Satu Rasa) yang bergerak untuk seni-seni yang ada, dan meliputi 5 elemen yakni musik, lukis, film, fotografi, dan sastra.
Point area I Sumber : Muhammad ickwan
Work space area I Sumber : Muhammad ickwan
Tuan Jana Cafe mempunyai sebuah prinsip yang mana dalam bisnisnya bukan hanya sekedar mencari keuntungan bisnis semata, melainkan dari penerapan konsep cafe yang mana berharap dari cafe ini menciptakan juga kreativitas yang dihasilkan dari para konsumennya karena cafe ini juga mampu menjadi wadah atau tempat untuk mereka yang ingin berkreativitas dalam penerapan KARSA ( Karya Satu Rasa).
Tempat ini cocok untuk memulai mengingat segala kenangan yang telah dilakukan pada diri sendiri untuk segera datang ke cafe agar suasna nostalgia kembali melalui nongkrong di Tuan Jana Cafe.
Jl. Jend. Suprapto No. 43, Palapa, Kec. Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Lampung
Colaborator
Penulis Artikel: Muhammad Ickwan
Editor: Ratih Purwaningsih





















Discussion about this post