Lampung — setiap wilayah daerah memiliki semboyan atau motonya masing-masing motto tersebut dibuat dan direpresentasikan oleh pemerintah daerah melalui Perda masing-masing daerah.
Pemilihan semboyan dibuat untuk menggambarkan dan menunjukkan nilai-nilai yang dipegang oleh daerah tersebut. Menciptakan semboyan merupakan salah satu lambang daerah dengan tujuan untuk bisa mewujudkan setiap harapan dan doa.
Dilansir dari laman lampungprov.go.id. Provinsi Lampung sendiri memiliki semboyan yang berbunyi “Sai Bumi Ruwai Jurai“. Diartikan sebagai satu bumi dua jiwa. Semboyan ini dijelaskan memiliki arti Bumi Lampung yang dilambangkan sebagai rumah tangga yang agung di diami oleh dua Jurai atau masyarakat adat yaitu Jurai adat pepadun dan juga Jurai adat saibatin.
Provinsi Lampung memiliki 13 kabupaten dan 2 Kota dan di setiap daerah memiliki semboyannya masing-masing. Kira-kira apa saja ya semboyan dan filosofinya Yuk kita bahas di bawah ini.
Ragom Gawi (Kota Bandar Lampung)
Bandar Lampung merupakan ibukota dari provinsi Lampung. Kota ini memiliki semboyan yaitu ‘Ragom Gawi’ yang secara bahasa Ragom (Khagom) berarti kompak atau persatuan. Sedangkan, Gawi diartikan sebagai bersama-sama melakukan tugas pengabdian. Maka dari itu Ragom Gawi merupakan pelaksanaan pengabdian yang dilakukan secara bergotong-royong dan bekerja sama. Ragom Gawi kemudian diartikan sebagai semboyan kerja.
Bumi Sai Wawai (Kota Metro)
Beralih ke kota Metro, kota ini memiliki semboyan ‘Bumi Sai Wawai’. Semboyan ini memiliki makna tanah yang indah. Hal ini merepresentasikan harapan dari upaya secara terus-menerus guna menjadikan daerah kota metro sebagai bumi yang bagus indah dan juga asri. Fun fact nih buat sekelik, Kota Metro memiliki julukan sebagai Kota pendidikan.
Ragom Mufakat (Lampung Selatan)
Kabupaten Lampung Selatan memiliki semboyan ‘Ragom Mufakat’ yang memiliki arti suka bermusyawarah guna mencapai mufakat. Maksud dari semboyan ini mencerminkan bahwa Kabupaten ini memegang teguh nilai kebersamaan dan musyawarah.
Beguwai Jejamo Wawai (Lampung Tengah)
Dijelaskan dalam peraturan daerah Kabupaten Lampung Tengah nomor 20 tahun 2004, tentang lambang daerah dan motto Kabupaten Lampung Tengah.Pada pasal 11 dijelaskan bahwa motto dari Kabupaten Lampung Tengah adalah ‘Beguwai Jejamo Wawai’.
Jika diuraikaikan arti Beguwai adalah bekerja, Jejamo artinya secara bersama-sama, Wawai artinya baik atau kebaikan. Sehingga dalam keseluruhannya dapat diartikan bahwa bekerja atau berbuat secara bersama-sama guna mewujudkan kepentingan masyarakat menuju kebaikan.
Jejama Secancanan (Pringsewu)
Kabupaten Pringsewu memiliki ciri khas bambu kuning ini mempunyai semboyan ‘Jejama Sencancanan’. Yang memiliki arti bersama-sama saling bergandengan tangan dengan kata lain bisa diartikan sebagai bergotong-royong atau sama dengan peribahasa yaitu berat sama dipikul ringan sama dijinjing.
Andan Jejama (Pesawaran)
Kabupaten yang memiliki banyak pantai yang populer di ini memiliki motto ‘Andan Jejama’. Jika diuraikan maka kata Andan memiliki arti yaitu memelihara atau menjaga dengan baik sedangkan Jejama memiliki arti bersama-sama. Jika disatukan maka seluruhnya memiliki arti yaitu memelihara menjaga dengan secara bersama-sama.
Dalam penjelasan konteks di pemerintahan hal ini dipegang sebagai nilai bekerja untuk bersama-sama dalam rangka menjalankan tugas serta pembangunan pada masyarakat dengan perimbangan memelihara hasil yang telah dicapai.
Beguai Jejama (Lampung Barat)
Kabupaten Lampung Barat yang terkenal akan hasil daya kopi dan juga dataran tinggi yang sering disebut sebagai negeri di atas awan ini memiliki semboyan ‘Beguai Jejama’ yang memiliki arti bahwa bekerja bersama dalam dalam hal ini diartikan sebagai bergotong-royong. Filosofi dari semboyan ini menggambarkan nilai kebersamaan dan juga kesetaraan.
Bumei Tuwah Bepadan (Lampung Timur)
Kabupaten Lampung timur memiliki semboyan ‘Bumei Tuwah Bepadan’ semboyan ini memiliki arti bahwa daerah yang selalu memberikan kemakmuran bagi masyarakatnya apabila segala keputusan selalu diambil dengan cara musyawarah dan mufakat. Semboyan ini merupakan harapan dan doa yang ingin diciptakan di Kabupaten Lampung Timur.
Ragab Begawe Caram (Mesuji)
Semboyan ‘Ragab Begawe Caram’ dari kabupaten Mesuji memiliki arti bahwa Kabupaten Mesuji memiliki semangat bekerja keras dan juga bergotong-royong. Semboyan ini baru digubah pada tahun 2017.
Begawi Jejama (Tanggamus)
Kabupaten Tanggamus yang kaya akan keindahan alam serta pantai yang populer ini memiliki semboyan ‘Begawi jejama’. Arti dari semboyan ini adalah bekerja bersama-sama hal ini menggambarkan bahwa nilai yang dipegang oleh masyarakat Tanggamus mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam melaksanakan pekerjaan untuk membangun daerah Kabupaten Tanggamus.
Sai Bumi Tengah Nyappur (Tulang Bawang)
Kabupaten Tulang Bawang memiliki semboyan yaitu ‘Sai Bumi Nengah Nyappur’. Semboyan ini bermakna masyarakat daerah Tulang Bawang sangat terbuka dan mudah beradaptasi dengan lingkungan, serta ramah dalam pergaulan. Hal ini merupakan perwujudan, harapan serta sikap kemampuan, keluhuran dan juga keyakinan serta kepercayaan diri yang penuh dari masyarakat Tulang Bawang.
Ramik Ragom (Way Kanan)
Kabupaten Way Kanan memiliki semboyan ‘Ramik Ragom’ yang memiliki arti bahwa banyak dan beragam semboyan ini disimbolkan bahwa Way Kanan merupakan kumpulan dari masyarakat yang majemuk tetapi tetap memelihara persatuan dan juga kesatuan. Kata RAMIK merupakan singkatan dari rapi, aman, iman dan kompak. Sedangkan RAGOM merupakan singkatan dari rasa, amanah, giat, objektif dan mandiri.
Helauni Kikbakhong (Pesisir Barat)
Kabupaten pesisir barat yang kaya akan keindahan alam pantainya ini memiliki semboyan ‘Helauni Kikbakhong’. Semboyan ini memiliki arti bahwa bagusnya jika bersama-sama. Dapat diartikan secara luas bahwa segala sesuatu akan lebih baik dan lebih bagus jika dilakukan secara bersama-sama.
Ragem Sai Mangi Wawai (Tulang Bawang Barat)
Memiliki semboyan ‘Ragem Sai Mangi Wawai’ Kabupaten Tulang Bawang Barat memiliki nilai pedoman yang berarti meraih kesuksesan yang selalu berpedoman pada keputusan bersama.
Ragem Tunas Lampung (Lampung Utara)
Kabupaten Lampung Utara memiliki semboyan ‘Ragem Tunas Lampung’. semboyan ini memiliki dua arti. Pertama, masyarakat adat dari Lampung Utara menerima ke segala keanekaragaman perbedaan sebagai modal untuk kemajuan bersama. Kedua keramahtamahan yang dilandasi dengan niat yang baik untuk menjalin hubungan persaudaraan.
Itu dia penjelasan dari seluruh semboyan yang ada di daerah Provinsi Lampung, jika ditelaah banyak semboyan di atas memiliki penekanan pada nilai bekerja bersama-sama dalam hal ini diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan perlu dilaksanakan secara bersama-sama dan juga kemufakatan secara musyawarah.
Hal lain yang dapat kita ambil dari penjelasan semboyan di atas keanekaragaman di Lampung bukan menjadi suatu halangan akan tetapi menjadi modal untuk kesatuan serta mencapai kemakmuran.
Jadi makin tahu keberagaman, jadi ingat semboyan negara kita yaitu Bhinneka Tunggal Ika meskipun berbeda-beda tapi tetap satu jua. Makin tahu Indonesia ya sekelik.














Discussion about this post