Lampung – Setiap daerah punya ciri budaya khas-nya masing-masing. Mulai dari bahasa, pakaian adat, rumah adat, serta ornamen budayanya. Bicara soal ciri budaya, kesenian daerah juga merupakan budaya daerah beberapa kesenian yang menggambarkan ciri khas daerahnya terdapat pada tarian, sajak, motif, dan lagu.
Lagu daerah juga termasuk sebagai salah satu kesenian budaya biasanya lagu daerah menyimpan makna pesan, nasihat dari tetua kepada generasi yang lebih muda, atau menceritakan sebuah kejadian.Beberapa lagu daerah juga ada yang memiliki lirik yang menggambarkan keindahan dan hasil kekayaan bumi daerahnya.

Lampung merupakan daerah yang kaya akan budaya. Termasuk dalam kesenian budaya lagu daerahnya. Lampung memiliki banyak lagu daerah yang memiliki pesan dalam setiap liriknya, beberapa lagu lainnya menjelaskan kekayaan hasil bumi daerah Lampung, dan juga keindahan alamnya. Selain juga beberapa lirik lagu terkadang menjelaskan sebuah cerita masa lalu yang diharapkan pesannya bisa menjadi sebuah nasihat bagi generasi selanjutnya.
Berikut dibawah ini adalah beberapa lagu daerah Lampung:
Sang Bumi Ruwa Jurai
Sang Bumi Ruwa Jurai merupakan lagu daerah Lampung ciptaan dari Syaiful anwar. Judul lagu ini yang juga merupakan semboyan Provinsi Lampung, memiliki arti jika dalam Bahasa Indonesia adalah ‘Satu Bumi dua Jiwa’. Semboyan itu memiliki arti meski satu daerah Lampung tetapi ada dua suku yaitu saibatin dan pepadun.
Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai termasuk dalam genre pop. Selain itu juga lagu ini dalam liriknya menjelaskan bagaimana indahnya Lampung mulai dari Danau Ranau sampai dengan ujung Laut Lampung yang berbatasan dengan Pulau Jawa.
Lirik Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai:
Jak ujung Danau Ranau
Teliuk mit Way Kanan
Sampai Pantai Lawok Jawo
Pesisir rik Pepadun
Jadi sai di lom lamban
Lampung sai kayo rayo
Ki ram haga burasa
Hujaini pemandangan
Huma lada di pematang
Api lagi cengkehni
Telambun beruntaian
Tandani kemakmuran
Lampung sai…
Sai bumi ruwa jurai…
Lampung sai…
Sai bumi ruwa jurai…
Cangget bara bulagu
Sembah jama Saibatin
Sina gawi adat sikam
Manjau rik sebambangan
Tari rakot rik melinting
Cirini ulun Lampung
Lampung sai…
Sai bumi ruwa jurai…
Lampung sai…
Sai bumi ruwa jurai…
Cangget Agung
Cangget Agung adalah Lagu Daerah Lampung yang juga merupakan ciptaan dari Syaiful Anwar. Cangget Agung dimaknai sebagai Agung penyelenggaraan Tari Agung atau Tari Kemuliaan, yang disakralkan. Menggambarkan sebuah keagungan dari suku Lampung yang terselenggara dengan pas tanpa kekurangan maupun kelebihan. Persyaratan yang harus dipenuhi dalam tari ini adalah sebuah keniscayaan yang harus terselenggara secara pas, kelebihan dan kekurangan baik kualitas maupun kuantitas disepakati untuk dipahami akan mengurangi bahkan merusak keagungan acara ini.
Pesan yang disampaikan dalam lagu ini selain menjelaskan keagungan dari upacara Agung atau Cangget Agung, tetapi juga mengajak setiap masyarakat Lampung untuk bersama melestarikan adat Lampung.
Lirik Lagu Cangget Agung:
Sessat agung sai wawai
Talo butabuh tarei cangget
Gawei adat tano tigeh cakak pepadun
Adat budayo lampung
Nayah temmen ragem wawaino
Jepanada, garudano rato sebatin
Cangget agung, cangget agung
Mulei batangan…
Dilem kutomaro, dilem kutomaro
Mejjeng busanding…
Gawei adat lampung, gawei adat lampung
Jak zaman tuho…
Lapah gham jamo-jamo
Ngelestareiken adat lampung
Lipang Lipang Dang
Lipang Lipang Dang salah satu lagu daerah yang berasal dari bumi Lampung. Lagu ini memiliki beat yang menyenangkan dan sering dinyanyikan saat ada acara bujang gadis (muli mekhanai) di daerah Lampung. Tapi siapa sangka kalau ternyata lirik lagunya menceritakan kisah sedih dari seorang bujang atau pemuda dalam bahasa Lampung disebut sebagai mekhanai yang ditinggal pergi oleh sang kekasih.
Lagu ini memuat baitan puisi lama Lampung yaitu syair Segata (Pantun). Dalam lagu ini juga disebutkan mekhanai awas awas mekhanai awas awas, yang memberi pesan bahwa bujang (Mekhanai) haruslah berhati-hati soal cinta, karena banyak gadis (muli) yang berbohong dalam cinta, bisa membuat bujang sakit hati.
Lirik lagu Lipang Lipang Dang:
Lipang lipang dang lipang lipang dang ki lidang
Lipang lipang dang sakik lipang jak kundang
Yu yu payu yu payu kuterima
Yu yu payu yu payu kaya dia
Atas gi atasan gi atas giyau giyauan
Atas gi atasan gi atas giyau giyauan
Pulipang kita nanti pulipang kita nanti
Angon layau layauan…
Pulipang kita nanti pulipang kita nanti
Angon layau layauan…
Wai awi kutadalom simpangan baturaja
Wai awi kutadalom simpangan baturaja
Ghelom bingi mak pedom ghelom bingi mak pedom
Niku tebinta juga…
Ghelom bingi mak pedom ghelom bingi mak pedom
Niku tebinta juga…
Lipang lipang dang lipang lipang dang ki lidang
Lipang lipang dang sakik lipang jak kundang
Yu yu payu yu payu kuterima
Yu yu payu yu payu kaya dia
Wailima pardasuka tanjung agung kedundung
Wailima pardasuka tanjung agung kedundung
Ghadu saka mak tungga ghadu saka mak tungga
Angon ghadu telangsung…
Ghadu saka mak tungga ghadu saka mak tungga
Angon ghadu telangsung…
Penyanamu mak gindam wai di lambung talos
Penyanamu mak gindam wai di lambung talos
Penyanamu mak tigham penyanamu mak tigham
Lah lawi payah nedos…
Penyanamu mak tigham penyanamu mak tigham
Lah lawi payah nedos…
Seminung
Seminung merupakan salah satu Lagu daerah khas Lampung yang menggambar keindahan gunung seminung dan suasana sekitarnya. Gunung Seminung berada di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat. Lagu ini juga menggambarkan bagaimana suasana sekitar gunung Seminung yang sejuk yang dikelilingi oleh perairan Danau Ranau.
Lagu ini dimaknai agar kita semua bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan karunia keindahan alam. Biasanya lagu ini masuk dalam pelajaran Bahasa Lampung di tingkat sekolah dasar sebagai praktik, sekelik juga pernah gak nih?
Lirik lagu Seminung:
Seminung di kala dibi
Cahyani kuning gegoh emas
Cukutni hampaghan mata
Tebingni ngejutko hati
Manuk-manuk behamboghan
Dija dudi ghagom bepantun
Ngeghasako angin Seminung
Ceghita jak zaman saka
Segala huma di zaman timbai
Tanom tumbuh tuwoh mak buhantagha
Seminung sikop dilingkaghi wai
Kughnia Tuhan Mahakuasa
Bumi Lampung
Lagu Bumi Lampung merupakan lagu daerah Lampung yang liriknya menceritakan kekayaan bumi alam Lampung yang unggul dengan hasil alam kopi, dan lada serta karunia keindahan alam yang tiada tara. Lagu daerah ini diciptakan oleh. Raja Sangun.
baris larik ketiga dan keempat pada lagu ini menerangkan semboyan Provinsi Lampung serta mengajak masyarakat untuk sama-sama berupaya membangun bumi Lampung.
Lirik Lagu Bumi Lampung:
Sangun kak jak zaman ho
Lampung ghadu dikenal
Hasilno kupie lado
Rebutan kaum modal
Wawai pemandangannyo
Jak pinggegh teluk Lampung
Pek ulun besoko-soko
Lamun gham di unggak gunung
Sang Bumi Ghuwa Jughai
Eno lambang sai agung
Lapah gham jamo-jamo
Guwai ngebangun bumi Lampung
Sang Bumi Ghuwa Jughai
Eno lambang sai agung
Lapah gham jamo-jamo
Guwai ngebangun bumi Lampung
Tanoh Lado
Tanoh Lado adalah lagu daerah Lampung yang diciptakan oleh Fath Syahbudin. Lagu ini menceritakan bagaimana melimpahnya hasil kekayaan Lampung yang berlimpah sejak zaman dahulu. Lagu ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat Lampung, Lampung dikenal sebagai wilayah yang kaya komoditas lada. Pada saat ini sentra perkebunan lada Lampung terdapat di Kabupaten Lampung Barat, Lampung Timur, Lampung Utara, dan Way Kanan.
Selain itu juga lagu ini menggambarkan keindahan geografis daerah lampung yang kaya akan keindahan alam, menjadi harta karun kebanggan Nusantara. Lagu ini jga berpesan untuk bersama sama kita menjaga budaya dan warisan Lampung.
Lirik Lagu Tanoh Lado
Tanoh Lado adalah lagu daerah Lampung yang diciptakan oleh Fath Syahbudin. Lagu ini menceritakan bagaimana melimpahnya hasil kekayaan Lampung yang berlimpah sejak zaman dahulu. Lagu ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat Lampung, Lampung dikenal sebagai wilayah yang kaya komoditas lada. Pada saat ini sentra perkebunan lada Lampung terdapat di Kabupaten Lampung Barat, Lampung Timur, Lampung Utara, dan Way Kanan.
Selain itu juga lagu ini menggambarkan keindahan geografis daerah lampung yang kaya akan keindahan alam, menjadi harta karun kebanggan Nusantara. Lagu ini jga berpesan untuk bersama sama kita menjaga budaya dan warisan Lampung.
Lirik Lagu Tanoh Lado
Jak ranau tigoh diteladas
Jak palas munggak mit Bengkulat
Gunung rimba tiuh pumatang
Pulau-pulau di lawok lepas
Bumiku Tanoh Lampung Kulawi
Panjak wah wah di Nusantara
Tani tukun sangun jak jebi
Tanoh Lampung Tanoh Lado
Meregai buai ghik bahasa
Nayah sina tanda gham kaya
Adat ghik budaya sukatni kaganga
Jadi waghisan jama-jama
Tabik pun jama sai tuha raja
Punyimbang sebatin semerga
Salah ghik cempala tiyan sai ngukha-ngukha
Tilik tawai sikam kiluya
Itu dia tadi beberapa lagu daerah yang dimiliki provinsi Lampung. Dapat kita ambil kesimpulan di beberapa lagu daerah ini banyak menceritakan serta menggambarkan kekayaan alam serta keindahan daerah Lampung. Pesan dari lagu-lagu daerah ini juga banyak mengajak seluruh masyarakat untuk melestarikan budaya Lampung. Ayo sekelik cintai Lampung, mari lestarikan budaya Lampung.














Discussion about this post