Lampung – Masyarakat Lampung terdapat dua golongan, yaitu masyarakat Pepadun dan masyarakat Sai Batin (pesisir). Keduanya memiliki unsur budaya yang sangat menonjol yaitu kepenyimbangan. Penyimbang artinya orang yang dituakan karena sebagai pewaris dalam keluarga ataupun kerabat. Suku Lampung beradat pepadun biasanya melaksanakan upacara adat Begawi. Begawi ini sendiri adalah upacara adat naik tahta yang duduk di atas alat yang disebut Pepadun, yaitu singgasana adat pada upacara pengambilan gelar adat yang biasa disebut Begawi Cakak Pepadun.

Upacara Adat Begawi ini berfilosofi sebagai sarana komunikasi antara kelompok kerabat, kelompok teman dan antar kelompok masyarakat luas yang terikat dalam kekerabatan akibat dari terjadinya perkawinan. Begawi Cakak Pepadun ini, merupakan sebuah upacara kebudayaan masyarakat Lampung Pepadun dalam pengambilan gelar untuk melestarikan budaya adat Lampung pepadun secara turun-temurun dan sampai sekarang. Dalam adat begawi ini bisa dilaksanakan di tempat pria ataupun wanita, dan dalam pelaksanaan Upacara Begawi dilakukan beberapa tahap.

Berikut 4 tahap dari rangkaian acara upacara adat begawi Lampung beserta penjelasanya
- Tahap pertama :
a. Upacara Merwatin (musyawarah adat), yaitu menyerahkan peserahan disertai dengan peserahan Sigeh (tempat sirih) yang berisi uang sidang atau pengutenan atau rokok.
b. Arak-arakan dengan ditandai adanya tembakan dan iringan dengan tabuh-tabuhan serta pincak silat.
c. Acara tanya jawab, yaitu masing-masing juru bicara penyimbang berdialog
d. Acara temu (perkawinan menurut adat Lampung)
e. Acara ngebekas, yaitu ketua perwatin adat dari pihak mempelai wanita menyerahkan mempelai wanita kepada ketua perwatin adat pihak mempelai pria.
- Tahap kedua :
a. Di tempat mempelai pria memberi judul perkawinan yaitu musyawarah para penyimbang untuk memberikan batasan acara perkawinan.
b. Penyampaian undangan atau uleman adat berisi dodol, kue dan uang dibungkus dengan timpak tangan atau kain seribu kepada setiap marga melalui ketua adat.
- Tahap ketiga :
a. Upacara turun mandei di Patcah Aji.
b. Kedua mempelai diiringi orang tua mempelai, Paman Mempelai, benulung (kakak mempelai) dan penyimbang menuju tempat upacara.
c. Acara pertemuan kedua jempol kaki pengantin
d. Pembagian uang atau penyujutan kepada seluruh penyimbang.
e. Upacara Inai adek (pemberian gelar)
f. Penyampaian pepatun atau nasihat
- Tahap keempat :
a. Acara Ngedio, yaitu acara surat suratan mulei meghanai
b. Acara Cangget Agung, yaitu tari adat cangget pepadun pada malam hari

Dalam kegiatannya adat Begawi ini mempunyai potensi untuk dijadikan paket wisata berbasis budaya di Lampung seperti : atraksi seni (pencak silat), tari-tarian Lampung, iringan tabuhan musik tradisional Lampung dan bebalas pantun serta aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan budaya. Dengan adanya potensi-potensi tersebut dapat dikembangkan ataupun dikemas menjadi paket wisata berbasis budaya ke depannya. Selain itu juga, ada daya tarik budaya Lampung yang begitu menonjol seperti pakaian adat dan rumah sesat Lampung.
Credit foto: @budayalampung @tegarz
Colaborator
Penulis Artikel: M. Abid Rabbani
Editor: Ratih Purwaningsih













Discussion about this post