Bandar Lampung – Industri kreatif saat ini telah mengalami perkembangan yang pesat. Jika dilihat, masyarakat saat ini semakin banyak mengenal industri kreatif lokal dengan kualitas yang bersaing.
Di Bandar Lampung sendiri, industri kreatif juga mengalami perkembangan pesat. Untuk mengimbangi hal tersebut, diperlukan suatu tempat yang dapat digunakan sebagai media inovasi dan bertukar pikiran.
Koma Space merupakan salah satu tempat ruang publik yang digunakan sebagai sarana bertukar ide dan pikiran.

Yuke Elvandari selaku owner Koma Space mengatakan, bahwa lokasi yang dibuka sejak 17 November 2019 ini mengusung konsep social place (wadah sosial).
Koma Space saat itu diisi oleh 12 brand yang berbeda di antaranya Camiland, Kenyangin, Sabi, Memore, Sungkai Snakers, Easy Tobuy, Hellau, Trust House, Dimsum Moresto, The Kitchen Girl, Orange Je, dan Pay Clean Ekspres.
Produk yang dibuat tidak hanya makanan, melainkan juga produk hasil industri kreatif lokal lainnya. Untuk zona food, Yuke sengaja mengalokasikannya di area belakang lantaran untuk menjaga keseimbangan.
Koma Space sendiri diharapkan menjadi tempat para milenial atau anak muda kreatif Lampung untuk berkarya, menciptakan inovasi, dan juga saling bertukar ide dan pikiran.
Untuk diketahui, Koma Space berlokasi di Jalan Purnawirawan Raya, Nomor 56, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung tepatnya di sebelah Surya Maxima Studio.
Waktu operasional Koma Space pada weekdays buka mulai pukul 10.00-22.00 WIB, sedangkan pada weekend buka mulai pukul 12.00-00.00 WIB.
Jalan Purnawirawan no.56, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
Colaborator
Penulis Artikel: Hana Yudi Perkasa
Artikel Asli: Koma Space, Ekosistem Bisnis dalam Industri Kreatif di Lampung (oleh: Obbie Fernando)
Editor: M Adita Putra









Discussion about this post