Bandar Lampung – Generasi milenial menjadi generasi yang lebih jeli dalam menentukan tempat pertemuan yang paling cocok.Tempat tersebut sering mereka jadikan sebagai tempat nongkrong atau bahkan sekedar untuk menghibur diri. Tempat yang sangat direkomendasikan untuk didatangi adalah cafe. Salah satu cafe yang ada di Bandar Lampung yaitu Kopi Foyu. Nama Foyu adalah sebuah franchise di Jakarta, dan salah satu pemilik cafe ini membawa franchise tersebut ke Lampung tujuannya agar banyak orang yang mengetahuinya. Foyu adalah kata sederhana yang bercirikan hitam dan putih, yang membuat cafe foyu berbeda dengan cafe-cafe lain yaitu penyajian dari susu cookies.
Kopi Foyu berdiri pada tanggal 17 Juli 2020 dan berlokasi di Jalan Diponogoro No.122B, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung (sebrang karaoke Happy Polly). Bila kita ingin nongkrong di cafe ini bisa ditempuh dengan kendaraan roda 2 ataupun kendaraan roda 4.Fasilitas yang disediakan seperti Free WIFI, Toilet, Full Ac, Space parkir ,Charger HP. Dan buat kalian yang ingin mengerjakan tugas bisa dateng ke cafe ini karna sudah disediakan berbagai fasilitas sehingga membuat kalian nyaman berlama-lama di tempat ini.
Buat kalian yang sedang sibuk dan tidak bisa keluar rumah tapi ingin menikmati minuman ini, kalian bisa memesannya melalui aplikasi Gojek atau Grab dengan kata kunci “Foyu Coffee dan Gelato Teluk Betung”. Kopi Foyu juga menyediakan kartu member setiap pembelian 10x gratis 1 minuman kopi susu gula aren atau lemontea.

Harga yang ditawarkan terbilang sangat terjangkau mulai dari Rp 12.000 – Rp 27.000 dan untuk makanan ringan mulai dari Rp 7.000 – Rp 25.000 sesuai dengan pilihan kita. Minuman favorit di cafe ini seperti kopi susu gula aren, cookies series. Cafe ini terdapat 2 ruangan terdiri Indoor dan Outdoor ,untuk ruangan Indoor sendiri full ac bisa menampung 20 orang sedangkan untuk kalian yang perokok bisa menepati ruangan outdoor.
Jalan Diponogoro No.122B, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung (sebrang karaoke Happy Polly).
Colaborator
Penulis Artikel: Ganang Firdaus
Editor: Ratih Purwaningsih

















Discussion about this post