Mengenal Arih Lystia, Seorang Youtuber Disabilitas Inspiratif asal Lampung

 Mengenal Arih Lystia, Seorang Youtuber Disabilitas Inspiratif asal Lampung

Arih Lystia “Youtuber” Beauty Content Creator | Arih Lystia

Lampung – Di balik kesusahan ada kemudahan dan di balik kekurangan pasti ada kelebihan, ungkapan ini sangat cocok untuk menggambarkan seorang Arih Lystia sang youtuber bertalenta asal Lampung. Arih Lystia atau Arih panggilan akrabnya merupakan seorang beauty vlogger “Disabilitas” yang memulai karirnya sebagai konten kreator youtube sejak 2019.

Sekilas tentang latar belakang mengapa Arih menjadi “beauty vlogger” disabilitas karena pada tahun 2014 Arih sempat mengalami kecelakaan parah di mana ia ditabrak oleh mobil fuso besar sehingga membuat dirinya mengalamai cedera yang parah yang mengakibatkan dirinya tak lagi dapat menggunakan kedua tanganya layaknya orang biasa. Sejak saat itu ia pun harus terbiasa menggunakan kakinya untuk beraktivitas sehari-hari menggantikan fungsi kedua tangannya yang terluka akibat kecelakaan. Seiring dengan seringnya menggunakan kakinya, Arih pun terbiasa dan semakin mahir dalam menggunakanya termasuk dalam menghias wajah atau (Make Up).

Arih merupakan satu dari sekian banyak orang hebat dan inspiratif yang dimiliki Indonesia khususnya Lampung karena ia mampu menerima takdir Tuhan dengan ikhlas dan mampu merubah nasibnya di tengah keterbatasan yang ia miliki sehingga menjadikan ia memiliki ciri khas unik yang tak dimiliki orang lain. Awalnya Arih sendiri sempat merasa pesimis saat baru mulai terjun ke dunia konten kreator mengingat kondisi dirinya yang berbeda. Namun, keinginan Arih untuk bisa bangkit, tidak ingin menjadi beban keluarga dan merubah pandangan buruk orang lain tentang disabilitas mendorong dirinya untuk mengambil satu langkah berani dengan memulai peruntunganya menjadi beauty vlogger dan channelnya yang bernama “Arih Lystia” saat ini telah mendapatkan 36,8 ribu subscriber juga telah berhasil menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Di awal perjalanan karirnya, Arih sempat menemui kesulitan dan kendala yang dihadapi sebagai seorang youtuber yaitu “bagaimana membuat masyarakat ingin menonton hasil video karyanya”, “bagaimana konten yang ia buat dapat dikenal oleh masyarakat”, “bagaimana mengedit video” dan “bagaimana cara untuk bisa memaksimalkan peralatan yang ada namun tetap menghasilkan kulitas konten yang baik” mengingat alat-alat keperluan konten kreator atau youtuber tidaklah murah. Tidak tinggal diam dengan segala keterbatasan itu, ia pun mengatakan upaya yang dilakukan untuk mengatasi semua kendala maupun kekurangan yang dihadapinya dengan memanfaatkan cahaya matahari sebagai lighting alami menggantikan lampu lighting dalam videonya, mengerasakan suara agar terdengar jelas saat rekaman, dan mulai belajar mengedit video dari awal “0” sendiri dengan konten yang ia buat.

Berkat jerih payah usahanya pintu langit terbuka untuk dirinya dan semesta pun mendukung langkah Arih untuk terus berkarya hingga ia pun lambat laun semakin dikenal oleh orang luas dan meraih beberapa penghargaan juga kesempatan langka yang orang biasa sulit bahkan tidak mungkin didapatkan. Arih mendapat undagan exclusive untuk tampil di acara televisi tersohor Hitam Putih (Trans 7) sebagai salah satu bintang tamu pada acara tersebut dan Arih juga mendapatkan kesempatan special untuk bisa masuk ke dalam youtube keluarga Hermansyah atau (A6) sebagai narasumber di mana ia menceritakan tentang kisah dirinya yang sempat mengalami kecelakaan beberapa waktu silam.

Baca Juga  Komunitas Youtube Mesuji: Berkumpul Sambil Berkarya Bersama Membuat Konten Video Berkualitas
Arih Saat Diwawancarai Oleh Ashanty dan Aurel Di Youtube Channel Keluarga Hermansyah (A6) | Foto: Instagram @Arih Lystia

Tidak berhenti di situ, Arih juga aktif dan perhatian dalam isu disabilitas baik di Lampung maupun luar Lampung. Ia pun sesekali membahas isu disabilitas dalam konten youtubenya dan kerap mendapat undangan menjadi pembicara saat acara disabilitas. Beberapa acara yang Arih ikuti sebagai pembicara antara lain:

  1. Pembicara Di Organisai Sadila (Sahabat Difabel Lampung | 2019) (secara langsung)
  2. Pembicara Pada Hari Disabilitas Internasional Bersama Media Indonesia | 2020 (secara online)
  3. Pembicara Mental Health Bersama Darena Sehati | 2020 (secara online)
  4. Pembicara Empowering Women Bersama SBM ITB | 2021 (secara online)
  5. Pembicara RRI Jakarta Bertema “Berkarya Tanpa Batas Bersama Disabilitas” |2021.

Sederat pencapaian pun berhasil ia raih berkat mengikuti lomba-lomba yang diadakan oleh berbagai pihak baik lokal maupun nasional seperti: (1) Pemenang Creative Disability Award Oleh Kemensos RI (2020), (2) Juara 2 Kompetisi TIK Bagi Disabilitas Tingkat Provinsi Oleh Kominfo (2020), dan (3) Juara Favorit “Art Make Up” Kategori Umum Oleh Sekolah Darma Bangsa (SDB) (2021).

Pada saat perang antara Palestina dan Zionis yang pecah beberapa waktu belakang, Arih juga turut mendukung dan membela Palestina dengan melukis wajahnya menjadi gambar peta Palestina sebagai bentuk solidaritasnya terhadap Palestina yang tidak terduga konten yang ia unggah di media sosial miliknya menjadi viral di media sosial tik-tok dan Instagram. Konten itu pun dibanjiri dengan komentar positif oleh para netizen dan direpost oleh berbagai akun sosial media.

Hasil Karya Lukisan Wajah Arih Berupa Peta Negara Palestina Sebagai Bentuk Dukunganya Terhadap Palestina | Foti: Instagram @Arih Lystia

Arih berpesan kepada semua penyandang “Disabilitas” untuk terus berkarya dengan bentuk apapun, terus melatih kemampuan dan jangan pernah merasa minder ataupun malu dengan keadaan yang dimiliki walaupun secara fisik berbeda dengan orang biasa namun pada hakikatnya semua manusia adalah sama. Begitu juga dengan karya tidak terbatas oleh siapapun, disabilitas juga tetap bisa berkarya namun dengan cara yang spesial.

Credit Foto: @arihlystia

Colaborator

Penulis Artikel: Gamelaga Siddik

Editor: Ratih Purwaningsih

Gamel Siddik

Gamel Siddik

Artikel menarik lainnya

Leave a Comment

Login Area

Selamat datang Kontributor Lampung Geh! Silakan Login untuk mulai menulis berita.